Bojonegoro, 29 April 2026 – Pembukaan di awali sambutan oleh Bapak Aufar dari Dikdasmen PNF PDM Muhammadiyah Kabupaten Bojonegoro.
persaingan saat ini, keberhasilan generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan ijazah sebagai bukti kelulusan. Menurut beliau, ijazah memang penting sebagai pendamping kompetensi akademik, namun para siswa juga harus dibekali dengan berbagai soft skill seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dengan perpaduan antara pendidikan formal dan soft skill yang kuat, diharapkan lulusan mampu menjadi generasi unggul yang siap menghadapi dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sri Budi Cantika Yuli,SE,MM selaku Ibu Bupati turut memberikan motivasi kepada para siswa mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Beliau menegaskan bahwa kuliah bukan sekadar meraih gelar, tetapi menjadi investasi masa depan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong era kemajuan.

Beliau juga menyampaikan bahwa persiapan menuju Generasi Emas Indonesia tahun 2030 harus dimulai dari sekarang, dengan membangun generasi muda Bojonegoro yang cerdas, terampil, berkarakter, dan memiliki semangat belajar tinggi. Menurutnya, pemuda Bojonegoro harus menjadi generasi yang semakin cemerlang, mampu membawa perubahan positif, serta berkontribusi bagi daerah maupun bangsa.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menghadirkan berbagai program beasiswa bagi masyarakat. Salah satu program unggulannya adalah pemberian kesempatan pendidikan bagi 10 sarjana di setiap desa, sehingga semakin banyak putra-putri daerah yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Program ini diharapkan menjadi jalan lahirnya generasi penerus Bojonegoro yang sukses, mandiri, dan membanggakan.

Ketua Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan Ibu Novi Primita Sari,SE,M.Ec.Dev turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang berjalan dengan lancar melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Dikdasmen PDM Muhammadiyah Bojonegoro.

Beliau juga menyampaikan rasa bangga atas antusiasme dan kehadiran para siswa dari berbagai sekolah, di antaranya SMA dan SMK Muhammadiyah se-Bojonegoro, SMAN 1 Bojonegoro, serta MA Al Amin Bojonegoro yang turut meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran para peserta menjadi bukti semangat generasi muda Bojonegoro untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan kolaboratif semacam ini dapat terus berkesinambungan di masa mendatang sebagai jembatan informasi dan motivasi bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta menjadi selangkah lebih dekat mengenal dan bergabung bersama Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang, guna mempersiapkan masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Selain itu, ibu Dhurotus Sangadah.SE,MM, selaku Kepala Laboratorium turut memaparkan berbagai keunggulan proses pembelajaran di Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang. Beliau menjelaskan bahwa sistem pembelajaran dirancang adaptif dan aplikatif melalui pendekatan Project Based Learning serta Teaching Factory, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga langsung terlibat dalam praktik nyata sesuai kebutuhan industri.

Dalam implementasinya, program studi didukung banyak mitra strategis yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran, di antaranya BPRS Arsa Syariah Sinar Sejahtera, Rayz Hotel, serta Dea Bakery. Kehadiran para mitra ini menjadi wadah mahasiswa untuk mengasah kompetensi profesional, pengalaman kerja, hingga kesiapan menghadapi dunia industri.

Beliau juga menambahkan bahwa lulusan nantinya akan dibekali berbagai sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, seperti sertifikasi brevet pajak, sertifikasi kewirausahaan (entrepreneur) dari Wadhwani Foundation, serta sertifikasi Fintech Syariah dari AFSI. Bekal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja maupun dalam membangun usaha mandiri.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan memperoleh beragam program beasiswa, baik saat proses pendaftaran maupun selama menempuh studi. Beasiswa tersebut meliputi program internasional seperti Erasmus+, China Corner, ISMA, dan berbagai skema beasiswa lainnya.

Dengan berbagai dukungan tersebut, mahasiswa Prodi D3 Perbankan dan Keuangan terus diupayakan menjadi lulusan yang berprestasi, unggul secara kompetensi, serta siap bersaing dan sukses ketika memasuki dunia kerja.